• Kamis, 28 September 2023

Harga Beras Merangkak Naik, Satgas Pangan Buleleng Pantau Ketersediaan dan Harga Pangan

- Senin, 18 September 2023 | 18:07 WIB
TIM Satgas Pangan Kabupaten Buleleng saat melakukan pemantauan ketersediaan dan harga pangan di Pasar Anyar Singaraja, Senin, (18/9). 	POS BALI/IST
TIM Satgas Pangan Kabupaten Buleleng saat melakukan pemantauan ketersediaan dan harga pangan di Pasar Anyar Singaraja, Senin, (18/9). POS BALI/IST

BULELENG, POS BALI - Menyusul harga beras naik belakangan ini, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Buleleng melakukan pemantauan ketersediaan dan harga pangan di Pasar Anyar Singaraja, Senin (18/9).

Pemantauan oleh Satgas Pangan Buleleng dilakukan untuk mengintervensi harga pangan yang mengalami fluktuasi, khususnya harga beras yang sempat merangkak naik belakangan ini.

Pemantauan Satgas Pangan Buleleng ini dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa bersama Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanuardana.

Mendampingi Gede Suyasa, tampak pula Asisten II Setda Kabupaten Buleleng, Ni Made Rousmini dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, I Gede Putra Aryana.

Baca Juga: Harga Beras Melonjak di Pasar, Ini yang Dilakukan Pemkab Buleleng

Sekda Gede Suyasa menyampaikan, Satgas Penanganan Pangan terus melakukan pemantauan harga pangan terutama pada komoditi beras.

"Kegiatan ini sudah kami lakukan dari hari Jumat minggu lalu dan seterusnya supaya harga beras bisa terkendali," ucapnya.

Sekda Gede Suyasa mengatakan, ketersediaan beras Bulog di Buleleng saat ini masih cukup.

Yang mengalami kekurangan adalah beras lokal karena terdapat penurunan produksi akibat gagal panen sebagai dampak kekeringan dan El Nino.

Baca Juga: Harga Beras di Buleleng Merangkak Naik, Dinas Ketahanan Pangan Sebut Ini Pemicunya

Terkait hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng melakukan pembagian beras bantuan pangan yang diberikan dari Pemerintah Pusat.

"Sedang berlangsung pembagian beras tersebut di Kelurahan Banyuasri, Banjar Tegal dan ditempat yang lain. Sebelumnya sudah dibagikan di 7 desa di Kecamatan Gerokgak,"  imbuh Gede Suyasa.

Dia menambahkan, jatah beras yang diberikan sebanyak dua ton per minggu.

Beras itu diberikan secara gratis kepada 48.844 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Halaman:

Editor: Gregorius A. Rusmanda

Tags

Terkini

Ini 11 Desa di Buleleng Gelar Pilkel Serentak

Minggu, 24 September 2023 | 14:56 WIB
X